Raker Komisi VIII DPR dengan BNPB, Bukhori: Puskesmas Adalah Ujung Tombak Penanganan Covid-19!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf meminta BNPB untuk memberikan perhatian lebih terhadap peran puskesmas. Ia menilai puskesmas adalah ujung tombak penanganan krisis kesehatan karena bersentuhan langsung dengan masyarakat yang terdampak Covid-19.

Politisi PKS ini mengambil contoh kasus yang terjadi di salah satu dapilnya, Kabupaten Kendal. Setelah meninjau langsung di lapangan, terungkap bahwa sejumlah puskesmas di sana terpaksa melakukan iuran secara swadaya untuk memperoleh masker yang sesuai dengan standar medis untuk memenuhi keperluan tenaga kesehatan.

“Saya sangat prihatin mendapati kondisi puskesmas tersebut. Sebagai ujung tombak kesehatan, ia terpaksa dibebankan oleh Peraturan Bupati yang secara mendadak meminta puskesmas tersebut menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Padahal sebelumnya, tidak ada persiapan ataupun pembinaan dari Pemda,” terangnya.Continue reading

Demo Minta Dirjen Kemensos Ikuti Instruksi Risma, PKS Curiga Massa Suruhan

Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) didemo oleh sejumlah massa yang meminta setiap pejabat Kemensos untuk mengikuti kebijakan Mensos Tri Rismaharini. Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf menduga pendemo yang beraksi di depan Kemensos itu merupakan massa suruhan.

“Aneh kenapa para pendemo sampai lebih tahu dari dewan (DPR) bahwa para dirjen tidak sepakat dengan menteri (Mensos Risma),” kata Bukhori saat dihubungi, Rabu (6/1/2021).

Bukhori heran dirinya tidak lebih tahu dari para pendemo yang beraksi di depan Kemensos. Dia pun menduga massa yang demo sebagai massa suruhan.Continue reading

Kritik Blusukan Risma, Anggota DPR: Baiknya Fokus Selesaikan PR di Kemensos, Jangan Pencitraan

Jakarta- Anggota Komisi VIII dari Fraksi PKS Bukhori Yusuf menyoroti kegiatan blusukan Tri Rismaharini sejak dilantik sebagai Menteri Sosial. Bukhori menilai, kegiatan blusukan yang dilakukan Risma di DKI Jakarta sebagai pencitraan. Oleh karenanya, ia meminta Risma fokus melaksanakan tugas di Kementerian Sosial.

“Sebaiknya mensos fokus dulu menyelesaikan PR di Kemensos jangan terlalu sibuk dengan pencitraan,” kata Bukhori saat dihubungi, Rabu (6/1/2021).Continue reading

Pemerintah Resmi Membubarkan FPI, Bukhori: Sebuah Kemunduran dan Mencederai Amanat Reformasi

Anggota DPR RI Fraksi PKS, Bukhori Yusuf menanggapi langkah pemerintah membubarkan FPI. Ia menganggap tindakan tersebut sebagai sebuah kemunduran dan mencederai amanat reformasi yang menjamin kebebasan berserikat.

“Kemerdekaan berserikat adalah amanah konstitusi. Dalam Pasal 28 UUD 1945 disebutkan bahwa kemerdekaan berserikat, berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang,”

“Tidak hanya itu, kebebasan berserikat juga tertuang dalam BAB XA tentang Hak Asasi Manusia dalam Pasal 28E UUD 1945 yang menyebutkan; setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (30/12/2020).Continue reading

Haikal Hassan Dipanggil Polisi Karena Mimpi, Bukhori: Upaya Kriminalisasi Ulama

Politisi PKS, Bukhori Yusuf angkat bicara terkait pemanggilan Polda Metro Jaya hari ini untuk pemeriksaan terhadap Jubir PA 212, Haikal Hassan, setelah sebelumnya batal. Sebelumnya, Haikal Hassan dipolisikan karena dituduh menyebarkan berita bohong dan penodaan agama terkait pengalaman pribadinya mimpi bertemu Rasulullah SAW saat menyampaikan sambutan di prosesi pemakaman 6 anggota FPI yang wafat ditembak.

“Apa yang salah dengan mimpi bertemu Rasulullah? Itu adalah anugerah bagi muslim yang memperolehnya dan Nabi Muhammad pun telah menubuatkan hal tersebut,” ungkapnya di Jakarta, Senin (28/12/2020).Continue reading

Lansia Meninggal Saat Antri Pengambilan Bansos, Bukhori: Pemerintah Wajib Minta Maaf dan Santuni Keluarganya!

Seorang wanita lansia meninggal dunia saat mengantri untuk memperoleh bansos di Kantor Kelurahan Sukatani, Kota Depok, Jawa Barat. Merespons kabar tersebut, Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf angkat bicara. Bukhori menyesalkan insiden wafatnya salah seorang penerima manfaat ketika penyaluran bansos dilakukan.

“Bansos sejatinya bertujuan untuk mempertahankan eksistensi kehidupan dan meningkatkan kesejahteraan. Sebaliknya, segala bentuk bantuan yang dapat menimbulkan petaka atau bahaya kematian justru bertentangan dengan tujuan utama bansos itu sendiri. Ironisnya, insiden di Depok tersebut menguak catatan buruk terhadap model pendistribusian bansos yang dilakukan selama ini sehingga harus segera dievaluasi,” tegasnya di Jakarta, Senin (28/12/2020)Continue reading

Sudah jadi Mensos, PKS Minta Risma mengundurkan diri dari Walikota Kota Surabaya

JAKARTA – Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bukhori Yusuf minta Tri Rismaharini untuk mengundurkan diri dari jabatan Wali Kota Surabaya.

Hal tersebut dinilai Bukhori perlu segera dilakukan, karena Risma saat ini telah resmi menjadi Menteri Sosial di Kabinet Indonesia Maju.

“Dia harus mengundurkan diri, bagaimana bisa merangkap jabatan, emang dia siapa,” ujar Bukhori saat dihubungi, Jakarta, Rabu (23/12/2020).Continue reading

Prabowo-Sandi Happy Ending: “Rakyat Merana, Pendukung Kecewa”

Terpilihnya Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo atau Jokowi seolah menjadi reuni bagi dua pasangan yang sebelumnya menjadi rival dalam Pilpres 2019 lalu.

Ya, Sandiaga menyusul bekas pasangannya di Pilpres 2019 Prabowo Subianto masuk dalam jajaran Kabinet Jokowi.

Bisa jadi ini menjadi kelanjutan ‘drama’ Pilpres 2019 yang sebelumnya banyak memantik emosi, khususnya bagi para pendukung Prabowo-Sandiaga.

Kini, Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga telah resmi bersatu dalam satu gerbong kepemerintahan.

Melihat fenomena tersebut, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang memposisikan diri di luar pemerintahan seolah menyayangkan dirangkulnya Prabowo-Sandiaga ke kabinet Jokowi. Pasalnya, happy ending hanya berlaku bagi Prabowo dan Sandiaga yang berasal dari Partai Gerindra. Sementara rakyat yang pernah mendukung keduanya kini justru merana.Continue reading

Pesan serius dari Bukhori Yusuf untuk Gus Yaqut

JAKARTA — Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf berharap menteri agama baru di Kabinet Indonesia Maju, Yaqut Cholil Qoumas, berani meninggalkan jauh bayang-bayang partainya, sehingga bisa bekerja lebih profesional.

“Kami berharap beliau bisa bekerja sebagai seorang negarawan, yang sudah harus berani meninggalkan jauh-jauh dari bayang-bayang partainya sehingga bisa bekerja lebih profesional,” kata Bukhori melalui pesan singkat yang diterima, Selasa (22/12).Continue reading

Politikus PKS: Jika Fachrul Razi Dicopot, Penggantinya Jangan Dibayangi Parpol

Presiden Jokowi disebut akan segera melakukan reshuffle kabinet Indonesia Maju. Selain mengisi jabatan Mensos dan Menteri KP yang kosong, ada sejumlah pos kementerian lain yang dikabarkan akan dicopot, salah satunya Menag Fachrul Razi.

Terkait hal itu, Anggota Komisi VIII DPR Fraksi PKS Bukhori Yusuf menyebut tak keberatan apabila Jokowi benar akan mencopot Fachrul Razi. Dia pun berharap Menag pengganti Fachrul dapat memahami kebutuhan umat dan mencari solusi atas permasalahan tersebut.
“Kami tidak keberatan. Asal penggantinya lebih mengerti tentang apa yang sedang dirasakan dan dialami umat saat ini,” kata Bukhori, Kamis (17/12).

Continue reading